Manajer umum Seattle Seahawks, John Schneider, mengungkapkan bahwa undang-undang pajak pendapatan baru yang diterapkan di negara bagian Washington berpotensi berdampak negatif terhadap kemampuan tim dalam merekrut agen bebas. Hasil keputusan ini muncul setelah para pembuat undang-undang di Washington baru saja meloloskan pajak pendapatan pertama di negara bagian tersebut.
Pajak yang dikenal dengan sebutan “pajak jutawan” ini akan dikenakan sebesar 9,9% untuk penghasilan tahunan yang melebihi $1 juta, mulai berlaku pada tahun 2028. Gubernur Bob Ferguson telah berjanji untuk menandatangani undang-undang ini, meskipun masih ada kemungkinan untuk digugat di pengadilan.
Keadaan Tim Seahawks dan Lingkungan Pajak
Saat ini, Seattle Seahawks merupakan salah satu dari delapan tim NFL yang beroperasi di negara bagian tanpa pajak penghasilan. Tim lain yang juga menikmati keuntungan serupa adalah Las Vegas Raiders, Houston Texans, Dallas Cowboys, Tennessee Titans, Tampa Bay Buccaneers, Miami Dolphins, dan Jacksonville Jaguars. Hal ini menjadi bagian penting dalam strategi Seahawks untuk menarik minat agen bebas yang ingin bergabung.
“Beberapa agen menghubungi saya baru-baru ini dan berkata, ‘Hei, kami tidak bisa menggunakan itu lagi, sobat,’” ujar Schneider dalam program radio Seattle Sports 710-AM. “Ini pasti akan menjadi tantangan bagi semua tim profesional di sini. Ini selalu menjadi daya tarik besar, terutama saat bersaing dengan tim-tim dari California. Ini sangat penting bagi kami. Jadi, dampaknya akan terasa dari sudut pandang perekrutan dan bagaimana hal itu terlihat. Saya yakin Mike Reinfeldt dan Mickey Loomis serta semua orang yang berurusan dengan anggaran sebelumnya juga melihat ini dengan penuh perhatian.”
Berbagai Pendapat Mengenai Dampak Pajak
Beberapa agen NFL yang dihubungi oleh ESPN memiliki pendapat berbeda tentang seberapa besar pajak ini akan memengaruhi Seahawks. “Ini pasti akan menjadi masalah dan semoga tidak terjadi,” ungkap salah satu agen. Di sisi lain, ada agen yang meyakini bahwa pajak ini tidak akan merugikan Seahawks dalam pasar agen bebas, dengan menyebutkan bahwa dua rival divisi mereka — Los Angeles Rams dan San Francisco 49ers — masih dapat merekrut pemain yang diinginkan meskipun pajak penghasilan di California jauh lebih tinggi.
Agen tersebut juga mencatat tim-tim seperti New York Jets, New York Giants, dan Minnesota Vikings yang biasanya tidak terpengaruh oleh pajak penghasilan negara bagian mereka dalam hal perekrutan pemain. “Negara bagian tanpa pajak penghasilan atau dengan tarif lebih rendah memang menjadi nilai tambah, tetapi itu tidak selalu menjadi faktor penentu bagi para pemain,” tambahnya.
Namun, tidak semua agen sependapat. Salah satu agen lainnya percaya bahwa pajak ini akan menjadi faktor bagi agen bebas, meskipun mereka tetap mengevaluasi tawaran berdasarkan jumlah total uang yang ditawarkan relatif terhadap rekan-rekan di posisi mereka. “Jika saya seorang pemain yang berpeluang menandatangani kontrak besar, saya tidak mau membayar hampir 10% dalam bentuk pajak,” ungkap agen lainnya, meskipun menekankan bahwa pajak ini baru akan berlaku pada tahun 2028 dan tidak akan berpengaruh dalam waktu dekat.
Dampak Jangka Panjang untuk Seahawks
Kebijakan pajak yang baru ini tentunya menjadi perhatian serius bagi Seahawks, terutama dalam konteks persaingan di liga yang semakin ketat. Seiring dengan memasuki era baru dengan pajak penghasilan, tim harus mempertimbangkan strategi mereka dalam merekrut pemain untuk memastikan tetap kompetitif di level NFL. Apakah Seahawks akan mampu beradaptasi dengan perubahan ini dan tetap menjadi salah satu tim yang diincar pemain? Waktu yang akan menjawab, tetapi pergeseran ini jelas akan mengubah lanskap perekrutan di Seattle.
Kesimpulan
Pengenalan pajak pendapatan baru di Washington yang akan berlaku pada 2028 bisa menjadi tantangan serius bagi Seattle Seahawks dalam merekrut agen bebas. Dengan pajak sebesar 9,9% untuk pendapatan tinggi, tim harus mencari cara baru untuk menarik pemain berkualitas di tengah persaingan yang semakin ketat. Visibilitas dan daya tarik tim di mata pemain akan sangat bergantung pada kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan kebijakan ini.