Pada malam Selasa, Bam Adebayo dari Miami Heat mencetak 83 poin dalam pertandingan melawan Washington Wizards, memecahkan rekor sebagai permainan kedua teratas dalam sejarah NBA. Dengan pencapaian ini, Adebayo melampaui catatan legendaris Kobe Bryant yang mencetak 81 poin pada 22 Januari 2006. Namun, pencapaian Adebayo masih tertinggal dari Wilt Chamberlain yang mencetak 100 poin.
Dalam kemenangan 150-129 atas Wizards, Adebayo juga mencatatkan 9 rebound, 3 assist, 2 steal, dan 2 block. Ia berhasil memasukkan tujuh tembakan tiga angka dari 22 usaha dan mencetak 43 poin di babak pertama, melampaui rekor tertinggi karir sebelumnya yang hanya 41 poin.
Rekor yang Dihasilkan Adebayo
Pencapaian luar biasa Adebayo tidak hanya berhenti pada angka 83. Ia mencatatkan rekor untuk free throw terbanyak yang dibuat (36) dan dicoba (43) dalam satu pertandingan NBA. Di level franchise Heat, ia juga mencetak rekor untuk poin terbanyak dalam satu kuarter (31), setengah pertandingan (43), dan total pertandingan (83). Pertandingan ini berlangsung tepat 12 tahun setelah LeBron James mencetak 61 poin, yang sebelumnya menjadi rekor Heat.
Statistik Menarik dari Malam Adebayo
- Sebelum pertandingan Selasa, rekor tertinggi Adebayo adalah 41 poin, yang digabungkan dengan dua pertandingan tertingginya (41 dan 38) masih kurang dari 83 poin yang dicetaknya melawan Wizards.
- Terdapat 11 pertandingan di musim ini di mana sebuah tim gagal mencetak setidaknya 83 poin, termasuk kekalahan Milwaukee Bucks dari Boston Celtics dengan skor 108-81.
- Adebayo menjadi pemain ke-11 dalam sejarah NBA yang mencetak setidaknya 70 poin dalam satu pertandingan. Pemain lain yang termasuk dalam daftar ini adalah Chamberlain, Bryant, Luka Doncic, dan lainnya.
- Ia juga merupakan pemain pertama yang mencetak 60 poin di musim ini, setelah Nikola Jokic mencetak 61 poin di pertandingan sebelumnya.
- Adebayo menjadi pemain ke-12 yang mencetak setidaknya 50 poin di musim ini. Rekor untuk pencetak 50 poin terbanyak dalam satu musim adalah 14, yang tercatat di musim 2021-22 dan 2022-23.
- Selama tiga kuarter, Adebayo mencetak 62 poin, jumlah terbanyak sejak Bryant mencetak 62 pada tahun 2005.
- Pada kuarter pertama, Adebayo mencetak 31 poin, yang merupakan yang terbanyak sejak Kevin Love mencetak 34 poin pada 2016.
- Ia adalah pemain pertama dalam sejarah Heat yang melakukan 40 percobaan tembakan dalam satu pertandingan.
- Adebayo mencatatkan 20 field goals dan 25 free throws, menjadi salah satu dari dua pemain dalam sejarah NBA yang mencapai angka tersebut dalam satu pertandingan.
- Pencapaian free throw Adebayo sebelumnya adalah 36, yang dicetak pada 10 November melawan Cavaliers.
- Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah NBA yang mencetak 25 free throws dan lima tembakan tiga angka dalam satu pertandingan.
- Adebayo mencetak 20 dari 43 tembakan, menjadi pemain pertama yang mencetak 70 poin dengan persentase tembakan kurang dari 50%.
Dampak Pencapaian Adebayo
Pencapaian ini tidak hanya menjadi catatan sejarah dalam dunia basket, tetapi juga memberikan dorongan bagi penggemar NBA di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Adebayo menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, rekor yang tampaknya tidak mungkin bisa dicapai. Ini menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda di Indonesia untuk terus berlatih dan mengejar impian mereka dalam olahraga basket.
Kesimpulan
Malam luar biasa Bam Adebayo dengan 83 poin tidak hanya menciptakan sejarah baru dalam NBA, tetapi juga mengingatkan kita akan potensi luar biasa yang dimiliki setiap individu. Dengan pencapaian ini, Adebayo tidak hanya mengukir namanya dalam sejarah, tetapi juga memberikan harapan bagi generasi mendatang dalam dunia olahraga.